Lampung Selatan (Pahawang) Island Hopping - Itinerary

Banyak teman saya bertanya kepada saya, pantai apa yang bagus di sekitar Jakarta? Saya dulu tidak bisa menjawab pertanyaan tersebut. Standard saya tentang pantai yang bagus itu sangat tinggi. Pantai yang hanya sekedar bersih, tenang, fotogenik, tidak cukup untuk disebut bagus dalam versi saya. Saya ragu akan adanya pantai yang memenuhi kategori bagus di pikiran saya yang berada di sekitar Jakarta, sampai... saya menemukan Pahawang.

Jadi trip nekat kali ini bermula dari adanya long weekend di akhir Maret bulan lalu. Awalnya saya dan beberapa orang teman berencana ke Bali, lalu rencana berubah jadi "naik" ke Ranu Kumbolo tapi ternyata jalur pendakian masih ditutup, lalu kami pun mengubah rencana ke Sawarna. Itu rencana terakhir hingga 1 minggu sebelum long weekend tersebut, salah seorang teman saya mengabarkan bahwa orang tuanya akan datang berkunjung saat long weekend tersebut. Otomatis, dia harus stand by di Jakarta, menemani orang tuanya.

Lalu saya putus asa. Tahu kan hati saya berasa susah jika ada tanggal merah dan saya diam di rumah hahaha. Akhirnya saya memutuskan untuk membuka situs backpackerindonesia.com dan melihat ajakan trip di sana siapa tahu ada yang cocok. Tiba-tiba ada open trip ke Pulau Pahawang, wah di mana itu? Saya belum pernah dengar. Akhirnya saya baca-baca, searching di google, dan saya memutuskan ah ternyata dekat, di Lampung, saya pergi secara pribadi aja tidak perlu join trip dari forum tersebut. Mulailah saya mencari orang yang available untuk menemani saya ke Lampung, akhirnya saya berhasil membujuk adik sepupu saya, Alvin, juga teman saya, Fania, untuk ikut nekat cabut ke Lampung

Mengunjungi tempat yang istilahnya lagi "hot" di saat tanggal merah ternyata susah-susah gampang. Penginapan penuh, tiket pesawat sold out, bahkan perahu untuk disewa juga tidak ada. Akhirnya kami memutuskan untuk mengundur 1 hari rencana trip kami. Kami berangkat hari Sabtu malam dan kembali ke Jakarta hari Senin malam, dengan ancang-ancang Selasa subuh sudah berada di Jakarta kembali.

Ini adalah garis besar itinerary saya beserta informasi dan contact person yang bisa dihubungi

Sabtu, 29 Maret 2014

21.00 Berangkat dari Terminal Gambir menuju Terminal Rajabasa, Bandar Lampung menggunakan DAMRI Lampung Royal Class

suasana dalam bus damri royal class


Tiket bisa dibeli terlebih dahulu di loket Damri Lampung Terminal Gambir, sepertinya bisa dipesan lewat telepon juga tapi maafkan saya lupa memotret contact number beserta jadwal keberangkatannya :(

Kami tiba di Pelabuhan Merak kira-kira jam 11 malam, lalu bus mengantri masuk feri sekitar 1 jam.

Minggu, 30 Maret 2014

01.00 Feri berangkat

Sedihnya selama penyeberangan kita tidak bisa menunggu di dalam bus. Jadi saya dan teman-teman naik ke dek feri paling atas, lalu tidur beralaskan koran (sebenarnya cuma saya yang berhasil tidur nyenyak. Alvin dan Fania tidak bisa tidur hehehe)

03.00 Tiba di Pelabuhan Bakauheni

Rute Bus menuju Terminal Tanjung Karang terlebih dahulu, setelah itu baru ke Pool Damri Rajabasa

06.00 Tiba di Pool Damri Rajabasa

Sebenarnya tidak harus ke kota Bandar Lampung dulu untuk ke Pelabuhan Ketapang (pelabuhan tempat menyebrang ke Pahawang), dari Pelabuhan Bakauheni bisa langsung menuju Ketapang dengan mobil sewaan atau angkot (orang-orang biasanya menyewa mobil yang langsung menjemput di Bakauheni). Saya ke Bandar Lampung dulu karena malas berpindah-pindah bus saat ke Lampung dan Fania punya kenalan di Bandar Lampung yang bersedia mengantarkan kami ke Pahawang

Kami dijemput di Rajabasa, setelah itu kami ke tempat kenalan Fania terlebih dahulu untuk mandi dan beristirahat sejenak meluruskan badan. Sebelum ke Ketapang, kami singgah sarapan Nasi Gandul. Rasanya lumayan, tidak mengecewakan :)

10.00 Berangkat menuju Pelabuhan Ketapang

11.30 Melewati Pelabuhan Ketapang, kami mampir sejenak di Pantai Klara, setelah itu kami kembali ke Pelabuhan Ketapang

Pantai Klara




Dermaga Ketapang
13.30 Naik boat, petualangan dimulai!

Kami tidak langsung ke Pulau Pahawang, bahkan dari seluruh perjalanan saya sebenarnya saya tidak menginjakkan kaki di Pulau Pahawang besar.

kapal merapat di Pasir Timbul

Pasir Timbul

Island hopping hari ini: Maitem, Pasir Timbul, Pulau Tegal, Pulau Kelagian Besar

Bermalam di Kelagian Besar. Sebenarnya ada beberapa pilihan pulau untuk menginap seperti di Tanjung Putus ada cottage milik Ko' Picung, di Pahawang Kecil ada cottage milik orang asing, di Pahawang Besar bisa merasakan homestay di rumah warga, lalu bisa di Kelagian Besar, seperti saya, di penginapan apa adanya tapi nyaman. Penginapan di Kelagian Besar hanya ada 4 kamar dan bisa menampung kira-kira hingga 7 orang per kamar jika rela dempet-dempetan ya :)

Harga yang saya dapat memang agak mahal, hal ini dikarenakan sedang long weekend sehingga banyak orang berkunjung ke tempat ini.

Pulau Kelagian Besar


Keadaan homestay di Kelagian Besar, sederhana tapi cukup :)


Senin, 31 Maret

08.00 mulai Islands hopping lagi - Tanjung Putus, Pahawang Kecil

Alvin di jalan pasir yang menghubungkan Pahawang Besar dan Kecil


clear water


14.00 kembali ke Pelabuhan Ketapang

15.00 tiba di Pelabuhan Ketapang, langsung menuju Bandar Lampung

mandi dan beristirahat sebentar

21.00 ke terminal Tanjung Karang untuk kembali ke Jakarta

Jangan lupa membeli tiket bus kembali ke Jakarta terlebih dahulu, karena saat long weekend seperti kemarin seluruh tiket ludes. Beruntung saya dan teman-teman masih dapat tiket walaupun kelas executive, cukup nyaman, walaupun pantat saya berasa agak tepos setelahnya. Feri saat kembali ke Jakarta jauh lebih bagus dibanding feri yang kami tumpangi saat menyeberang ke  Bakauheni, thanks God kami tidak perlu tidur beralaskan koran lagi, ada sofa di koridor yang bisa ditumpangi hehehe. Kami tiba di Jakarta melewati perkiraan karena ada kecelakaan di jalan tol. Tapi perjalanan ini sungguh luar biasa

Saya bawa oleh-oleh pastinya, yaitu sunburn di punggung dan tangan karena panas yang tak terkira dan saya bisa-bisanya lupa mengoleskan sunblock di punggung :')

Yang saya dapat dari perjalanan kali ini, ternyata Indonesia memang indah. Tidak sia-sia saya nekat pergi ke Lampung, Pahawang dan sekitarnya memang "surga" dengan jarak yang dekat dengan ibukota Jakarta :)

===============================

Budget:
Tiket bus Jakarta-Lampung
Isi bensin mobil Rp 150.000
Sewa perahu Rp 1.000.000 (untuk 2 hari)
Penginapan Rp 500.000 (per kamar per malam)
Makan Rp 15.000 (per kali per kepala)
Tiket bus Lampung-Jakarta



Contact Person:
Sewa Perahu -- Mas Buyung 0853 8450 9191
Penginapan di Kelagian Besar, sewa perahu -- Mas Yanto 0812 7283 2060
Penginapan di Tanjung Putus -- Ko' Picung 0813 6903 8110

Note:

  • Saya menggunakan jasa Mas Buyung untuk perahu, entah kenapa menurut saya Mas Buyung jauh lebih ramah dan pengertian dibanding Mas Yanto yang juga sempat saya hubungi terlebih dahulu soal perahu. Harga perahu sebenarnya sudah termasuk alat snorkeling dan lifevest, tapi karena saat itu sedang ramai-ramainya, saya dan teman-teman membawa alat snorkeling pribadi.
  • Semua foto di artikel ini diambil oleh saya sendiri, tanpa menggunakan filter dan kamera profesional


Related posts:



No comments: